Perbedaan Thermoplastic dan Coldplastic

PERBEDAAN THERMOPLASTiC vs COLDPLASTIC

Pengadaan jalanan beraspal untuk penggunaan bersama biasanya tidak lepas dari aplikasi cat marka jalan. Ada dua jenis cat yang umum di pakai JASA MARKA JALAN dalam pembuatan marka yaitu thermo plastic dan coldplastic. Lalu, apa PERBEDAAN THERMOPLASTiC vs COLDPLASTIC untuk membuat marka? Apa perbedaan kualitas dari masing-masing jenis tersebut? Tentu, kedua jenis bisa kita gunakan dalam pembuatan marka jalan dan sebenarnya tanpa kita sadari sering kita temukan di sekitar kita.

Ya, hampir di seluruh bagian jalan raya yang umum kita lewati, bisa menemukan ragam marka jalan yang memiliki berbagai bentuk dan warna. Keberadaan marka jalan ini tidak lepas dari bagaimana fungsi dari marka itu sendiri terhadap pengaturan lalu-lintas. Sama seperti lampu dan rambu, cat marka jalan yang kita aplikasikan pada permukaan aspal ini jadi bagian penting untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu-lintas lho. Oleh karena itu cara pengecatan marka jalan harus benar-benar di pahami.

Penggunaan Cat Marka Jalan

Bagaimana dengan bentuk dan tipe marka jalan hasil pengecatan dari kedua cat tersebut? Terdapat tiga tipe marka yaitu marka serong, marka membujur, dan marka melintang. Untuk garis marka di jalan yang sering kita temui adalah garis marka membujur. Ketiga tipe marka ini memiliki fungsi berbeda, begitu juga dengan warnanya. Garis marka kuning adalah penanda jalan tersebut merupakan jalan nasional.

Berbeda dengan garis putih yang bukan merupakan jalan nasional. Maksud dari jalan nasional merupakan jalan yang menghubungkan kota-kota besar seperti ibu kota provinsi. Kewenangan jalan nasional ada di bawah Kementerian PUPR.

Perbedaan Thermoplastic vs Coldplastic Untuk Marka Jalan

Marka atau bisa kita sebut juga tanda rambu tersebut umumnya punya bentuk garis melintang, garis melintang, garis miring atau serong, dan bentuk lainnya. Adapun fungsi utamanya adalah mengatur arus dan laju lalu lintas yang mana turut serta juga dalam membatasi daerah kepentingan lalu lintas. Contohnya, zebra cross, apill, dan masih banyak lagi.

Terdapat banyak tipe dan jenis cat untuk membuat marka yang masing-masing memiliki fungsi. Namun, ada dua jenis cat paling umum dan sering sekali kita gunakan dalam proyek pengerjaan cat marka jalan yaitu cat termoplastik dan cat coldplastic serta cat coldpaint.

1. Cat Marka Jalan Thermoplastic

Bahan cat thermoplastic terdiri atas resin sintetis, kumpulan manik-manik kaca, pigmen dengan warna khusus, pengisi kayu, dan banyak bahan tambahan lainnya. Cat jenis ini akan berupa bubuk padat dalam suhu ruangan atau suhu stabil.

Cat ini harus melalui proses pemanasan lebih dahulu bila ingin mengaplikasikannya sebagai marka jalan. Sebelum kita pindahkan ke dalam tangki mesin, biasanya bahan-bahan akan kita lebur dalam preheater thermoplastic lebih dulu. 

Thermoplastic sering juga kita sebut cat marka lelehan cat panas. Saat kita aplikasikan pada permukaan jalan, alat untuk melelehkan panas akan kita gunakan. Kemudian proses pemanasan pun kita lakukan dengan suhu mencapai 200°C atau 392°F. Setelah itu, cat yang telah panas dan leleh akan kita semprotkan ke atas permukaan jalan.

Marka yang kita aplikasikan tersebut akan dengan cepat kering dan melekat pada permukaan aspal. Kebanyakan cat jenis ini paling sering menjadi pilihan adalah warna putih dan kuning. Untuk warna putih yang biasanya mengandung titanium putih, kandungan seng oksida, serta lithopone.

Sementara untuk warna kuning biasanya mengandung timbal kuning panas. Dalam hal ini, ukuran partikel pada material akan sangat mempengaruhi aliran, kemampuan sedimentasi, dan juga proses pengolahan.

Nantinya manik-manik kaca akan kita aplikasikan ke permukaan dengan tujuan meningkatkan visibilitas marka di saat malam hari atau ketika tibanya minim pencahayaan. Manik-manik tersebut juga berguna dalam meningkatkan kecerahan, serta daya tahannya. Manik-manik ini berperan menjadi reflektor retor.

Selain perbedaan thermoplastic vs coldplastic dari segi bahan dan pengaplikasian, cat marka jalan thermoplastic juga memiliki kelebihan tersendiri, seperti:

  • Nilai refleksi yang tinggi.
  • Waktu pengeringan yang tergolong lebih singkat. 
  • Pengapliaksian yang mudah.
  • Banyak jenis marka yang jadi lebih.
  • Lebih ramah lingkungan karena proses penguapan terhadap lingkungan yang lebih sebentar.
  • Mudah untuk dibersihkan.
thermoplastic
Perbedaan Thermoplastic dan Coldplastic

2. Cat Marka Jalan Coldplastic

Jenis cat coldplastic mempunyai tekstur yang cair. Jenis cat ini tidak membutuhkan proses pemanasan lebih dulu dalam pengaplikasiannya. Meskipun terlihat lebih mudah, terdapat beberapa hal wajib kita perhatikan ketika akan menggunakan cat coldplastic untuk permukaan jalan.

Wajib memperhatikan kondisi permukaan jalan, tingkat kepadatan jalan, bentuk kemiringan jalan, dan jenis aspal yang anda gunakan. Tidak hanya itu, tapi juga tingkat suhu sekitar akan menjadi perhitungan penting.

Pelarut yang umum kita gunakan untuk melarutkan cat dapat berupa nafta, metanol, toluena, metilen klorida, juga aseton. Pada kondisi khusus, manik-manik kaca akan kita campurkan dengan bersamaan dengan cat. Perbedaan yang juga akan terlihat dengan jenis lainnya adalah di bagian cara menyemprotkan manik-manik kaca ke dalam cat basah. Karena masalah lingkungan,

  • Kelebihan penggunaan cat coldplastic:
  • Masih tergolong ramah lingkungan.
  • Harga yang ekonomis.
  • Mudah untuk dibersihkan.
  • Pengaplikasian yang mudah.

Baik perbedaan thermoplastic vs coldplastic penggunaan keduanya berdasarkan kebutuhan. Namun, bila melihat dari kualitas dan daya tahan, tentu saja jenis bahan cat thermoplastic lebih unggul. Sementara itu, untuk proses aplikasinya, cat coldplastic lebih unggul karena material awal sudah berbentuk cair. Untuk saat ini, jenis cat thermoplastic memang lebih menjadi pilihan dan menjadi material utama dalam berbagai proyek. (Ditulis oleh kontraktormarkajalan.com).

Scroll to Top